Pilkada Bali: Tiga Nama Calon Gubernur Sudah di Meja Prabowo | Bali Uri.co.id

Bali Uri.co.id

Menu

Pilkada Bali: Tiga Nama Calon Gubernur Sudah di Meja Prabowo

Pilkada Bali: Tiga Nama Calon Gubernur Sudah di Meja Prabowo
Foto Pilkada Bali: Tiga Nama Calon Gubernur Sudah di Meja Prabowo

URI.co.id, DENPASAR – Ratusan kader Gerindra se-Bali dengan menggunakan seragam putih dan krem memadati Sekretariat Gerindra Bali di Renon, Denpasar, Selasa (12/9/2017).

Mereka mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra yang berlangsung tertutup guna mempersiapkan hajatan Pilkada Serentak 2018.

Sejak pagi, mereka yang terdiri unsur pengurus DPD, DPC Gerindra se-Bali memadati arena Rakorda yang dihadiri pengurus DPP.

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerinda, Hashim Djojohadikusumo dan Wakil Ketua Badan Seleksi Organisasi DPP Gerindra, AS Kobalen datang membuka dan memimpin Rakorda yang berjalan selama kurang lebih enam jam.

Usai Rakorda, Ketua Gerindra Bali, Ida Bagus Putu Sukarta meminta maaf terkait dengan tertutupnya Rakorda bagi awak media.

Alasannya, Rakorda membahas berbagai strategi untuk menghadapi Pilkada 2018 mendatang.

“Kami mohon maaf ya, ini tertutup. Soalnya membahas terkait strategi kami di Pilkada nanti,” katanya.

Selain Pilkada, Rakorda juga membahas berbagai persoalan internal untuk semakin mensolidkan jajaran partainya.

“Juga membahas soal persoalan konsolidasi internal kami, untuk memanaskan mesin lah,” terangnya.

Dikonfirmasi mengenai sikap Gerindra di Pilgub Bali 2018, politikus yang juga anggota DPR RI ini mengaku, masih terus melakukan koordinasi dengan DPP.

Juga menunggu arahan dari Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

“Sebetulnya kita kan membicarakan ini, Pilgub itu kita masih koordinasi terus dengan DPP, meminta dan menunggu arahan dari Pak Prabowo,” jelasnya.

Namun, saat ini Gerindra sedang melihat situasi dan peluang untuk menentukan sikap terkait siapa yang akan diusung.

Apalagi, menurutnya, saat ini Gerindra tidak memiliki kader yang akan diusung di Pilgub. Sehingga, Gerindra masih dapat melihat dengan jernih para bakal calon yang layak.

“Kita kan melihat seperti petarung, saling mengintip lah antara kandidat itu. Nah kami kebetulan nggak punya calon yang maju dari kader kami. Kami bisa melihatnya dengan netral lah, mana yang memang layak diusung,” ujarnya.

Gus Sukarta mengatakan, pihaknya sudah menginventarisir tiga nama yang berpotensi didukung di Pilgub 2018. Ketiganya itu: Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Wagub yang juga Cagub Golkar, Ketut Sudikerta (SGB/Sudikerta Gubernur Bali), dan Ketua PDIP Bali, Wayan Koster (KBS/Koster Bali Satu).

Menurut Gus Sukarta, ketiga nama tersebut sudah disetorkan ke meja Prabowo. “Nama tiga itu sudah masuk, ada Pak Rai Mantra, ada Pak Sudikerta, termasuk Pak Koster,” katanya.

Siapa paling berpeluang, Gus Sukarta mengaku, ketiganya memiliki peluang besar untuk diusung dan didukung Gerindra.

“Ketiganya sudah pendekatan, dan kita melihat situasi dan kondisi juga,” tandasnya.

Menurut Gus Sukarta, Gerindra akan mengeluarkan rekomendasi pada Oktober 2017.

“Oktober keluar, siapa yang akan didukung akan diberikan. Walaupun nanti rekomendasi nggak keluarkan. Kita sering pernah bilang, kalau sudah mendukung satu orang nggak akan berubah,” ujarnya.

Sementara itu, Hashim Djojohadikusumo memilih tidak mau berbicara banyak terkait sikap Gerindra di Pilgub Bali.

Adik kandung Prabowo ini mengatakan, pihaknya masih akan meninjau lebih jauh terkait ketiga calon tersebut. “Nanti ya, nanti ya. Kita akan bahas nanti, udah ya,” ujarnya seraya menuju mobil.

 Bangun Koalisi Segaris

KETUA Gerindra Bali, IB Putu Sukarta mengatakan, pihaknya masih terbuka dengan berbagai Parpol untuk membangun koalisi. Pasalnya, Gerindra masih harus mempertimbangkan berbagai situasi dan kondisi yang ada.

“Sekarang memang beda lagi, tidak ada masalah. Sekarang kita tidak harus terus ikut satu koalisi, kita harus lihat situasi dan kondisinya,” terangnya.

Mengenai rencana Golkar yang ingin membangun Koalisi Bali Mandara (KBM) Jilid II, Gus Sukarta mengatakan, pihaknya hanya berkoalisi jika memiliki visi dan misi yang sama dengan Gerindra.

Namun begitu, ia tidak menampik bahwa koalisi di Gianyar yakni Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang terdiri Gerindra, demokrat, Golkar, dan PKPI merupakan embrio bagi pembentukan koalisi di Pilgub.

“Ya sama, Gerindra di Gianyar, di Klungkung, sinergis lah antara Pilgub. Sehingga satu garis lah,” pungkasnya. (uri/ebecca/iallagan/RS)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Bali Uri.co.id