Terekam Kamera CCTV, Oknum Pegawai RSUD Buleleng Diduga Mencuri Tas, Begini Akhirnya | Bali Uri.co.id

Bali Uri.co.id

Menu

Terekam Kamera CCTV, Oknum Pegawai RSUD Buleleng Diduga Mencuri Tas, Begini Akhirnya

Terekam Kamera CCTV, Oknum Pegawai RSUD Buleleng Diduga Mencuri Tas, Begini Akhirnya
Foto Terekam Kamera CCTV, Oknum Pegawai RSUD Buleleng Diduga Mencuri Tas, Begini Akhirnya

URI.co.id, SINGARAJA – Tindakan salah seorang oknum pegawai kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng ini membuat warga Bumi Panji Sakti heboh.

Betapa tidak,  wanita berinisial EY ini diduga mencuri disalah satu gerai tas ternama dikawasan Jalan Ahmad Yani, Singarajan. Aksi tidak terpujinya ini pun terekam  jelas di kamera pengawas (CCTV), dan mulai beredar di sosial media Facebook.

Seperti rekaman yang diunggah oleh pemilik akun Facebook @Info Singaraja. Sejak diunggah ke akun Facebook pada Senin (12/9), video rekaman CCTV milik gerai tas  itu telah dikomentari sekitar 73 pengguna internet. Sebagian besar komentar yang mampir bernada negatif.

Seperti yang ditulis oleh pemilik akun @Mahesa Buleleng “Ibuk ini kerja di rumah sakit umum.mimihhhh…amet sing juari panake ngelah meme kekinian tp tukang paling.sosialita hrsnya branded dong mek? pst kalah meceki mek ow…makane sing ngidang mli tas.
Demikian pula yang ditulis oleh pemilik akun @Satya Tanaya “Mencemarkan nama baik rs!!!”.

Dikonfirmasi terkait aksi pencurian ini, kepala toko gerai tas tersebut menuturkan, peristiwa ini terjadi pada Selasa (5/9) lalu, sekira pukul 17.00 wita. Kala itu, gerai tas dengan merek-merek ternama ini memang dalam keadaan sepi. Sebab pegawainya baru saja berganti shift.

Dalam rekaman CCTV, EY terlihat datang bersama dengan seorang perempuan yang diduga adalah anaknya. Layaknya pembeli pada umumnya, saat memasuki toko, EY terlibih dahulu melihat-lihat seluruh tas yang terpajang di toko tersebut. Nah, saat saat situasi sedang dalam keadaan lengah, perempuan yang tinggal di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ini pun dengan cepatnya mengambil tas, yang diperkirakan bernilai Rp 290 ribu itu.

“Ukuran tasnya memang kecil. Kami pun baru tau kehilangan tas pada Selasa (12/9) kemarin. Karena tiap minggu itu kami selalu melakukan pengecekan fisik. Nah, pas Selasa kemarin, saat di fisik kok tas dengan nomor sekian nggak ada. Akhirnya di cek CCTV memang terekam ada ibu-ibu yang ngambil,” kata wanita, yang wanti-wanti agar namanya dan nama gerai tasnya  untuk tidak disebutkan ini.

Perempuan berambut panjang ini juga menegaskan bila pihak toko tidak  melaporkan kejadian ini pada kepolisian, dan berencana untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.  Ia juga tidak menampik bila rekaman CCTV itu dibocorkan sendiri oleh salah satu pegawainya ke sosial media, hingga akhirnya viral dan membuat warganet heboh

“Memang pegawai kami yang mengungah rekaman itu. Saya sudah meminta kepada akun @info singaraja untuk menghapus postingan itu, karena kami akan menyelesaikan secara kekeluargaan saja.  Itu juga perintah dari pusat. Jadi mohon jangan dibesar-besarkan lagi,” ungkapnya saat ditemui pada Rabu (13/9) siang. (uri/afila/iratmansyah/NW)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Bali Uri.co.id