Bali United Kontra Persija Digelar di Stadion Dipta, Stefano Cugurra Justru Khawatir

oleh

Uri.co.id, MANGUPURA – Manajemen Bali United secara resmi telah mengumumkan laga away kontra Persija Jakarta pada pekan ketiga Liga I Indonesia 2019, pada 31 Mei 2019 berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Informasi tersebut di posting di akun ofisial klub, sejak Sabtu (25/5/2019) pagi.

Away rasa kandang telah terwujud atas kesepakatan kedua manajemen klub. Saat laga away putaran kedua, 18 September mendatang, laga home Bali United itu akan berlangsung di markas Persija di Jakarta.

Pelatih Bali United Coach Stefano Cugurra Teco mengatakan, meski bermain di Stadion Dipta tidak mudah. Menurutnya, Persija Jakarta merupakan satu di antara tim kuat kontestan Liga I.

“Pasti tidak mudah kita main melawan Persija, klub besar dan juara liga kemarin. Mereka sangat bagus,” kata pelatih asal Brasil ini.

Namun, dia menjelaskan, Bali United bermain di home dan ingin tetap mengukir hasil seperti laga sebelumnya.

“Tetapi kita bermain di rumah sendiri, Harus kerja keras lagi seperti Lawan Persebaya, Bhayangkara FC. Mudah-mudahan dapat yang hasil sama,” katanya.

Meski demikian, Teco mengaku timnya akan kesulitan saat putaran kedua. Karena laga away beruntun akan dijalani Serdadu Tridatu (julukan Bali United).

Empat laga away beruntun akan dijalani Bali United menghadapi tim tim besar. Hal ini yang membuat Stefano Cugurra Teco gusar.

Menurut Teco, Bali United akan kesulitan menghadapi laga away di putaran kedua Liga I Indonesia nanti.

Diawali pekan ke-17 Bali United harus away ke markas Persipura Jayapura Sabtu (31/8/2019), pekan ke 18 Bali United harus away ke markas Bhayangkara FC, Rabu (11/9/2019), pekan ke-19 laga home menjadi away ke markas Persija Jakarta (18/9/2019), dan pekan ke-20 Bali United mengunjungi kandang “Bajul Ijo” Persebaya Surabaya pada (22/9/2019).

“Masalahnya saat putaran kedua, kita bermain empat pertandingan di luar (away). Kita punya tiga laga di luar, dan waktu kita tukar (jadwal), tim kita main empat kali dan itu tidak mudah,” tegas Coach Teco.

Sebelumnya, Teco meminta agar laga berlangsung di lokasi netral.

Mantan pelatih Persija ini menyebutkan biasanya di Bantul, Yogyakarta dan Solo, Jawa Tengah. Jika bertanding di lokasi netral maka Bali United diuntungkan.

Karena laga away di lokasi minim fans setia Persija, The Jak Mania.  Tentu peluang Bali United menang cukup tinggi.  

Positif dan Negatif Tukar Jadwal

Laga Persija Jakarta kontra Bali United akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Bali United dan Persija sepakat tukar jadwal. Kesepatan itu juga merupakan rekomendasi PSSI dan PT LIB selaku operator Liga I Indonesia.

Dan nanti laga home bisa tetap digelar di Bali, 18 September mendatang. Dan itu juga berpeluang menang.

Namun, keputusan ini berbeda. Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco mengaku tetap mengikuti keputusan tersebut.

“Saya sudah minta (di tempat netral). Tapi ini keputusan dari PT LIB atau PSSI. Kita harus terima,” tegas Coach Teco saat dikonfirmasi Bali, Sabtu (25/5) sore.

Coach Teco mengatakan tentu ada sisi positif dan negatif dengan tukar jadwal ini dan akan tetap dijalankan. “Untuk putaran pertama bagus bagi kami. Putaran kedua kurang baik. Karena kita main empat pertandingan langsung di luar (away). Semuanya lawan tim bagus,” jelas Teco.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!