Kabaddi Putra Denpasar Kalahkan Jembrana, Saling Kejar Poin Sejak Babak Pertama

oleh

Porsenijar Bali 2019, Kabaddi Putra Denpasar Kalahkan Jembrana, Saling Kejar Poin Sejak Babak Pertama

Uri.co.id, DENPASAR – Porsenijar Bali 2019 cabang olahraga Kabaddi berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Minggu (26/5/2019).

Pertandingan perdana tingkat SMA/SMK putra babak penyisihan pool A hari ini Minggu (26/5/2019) mempertemukan Jembrana dan Denpasar.

Babak pertama pertandingan terlihat cukup sengit, kedua tim tampak saling mengejar poin.

Namun Jembrana terlihat lebih bisa menguasai pertandingan sehingga unggul dari Denpasar dengan skor 11-7.

Pada babak kedua Denpasar terlihat bermain lebih tenang, dan secara perlahan dapat mengejar ketertinggalan poin.

Denpasar dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk terus menambah poin hingga babak kedua berakhir.

Pertandingan dimenangkan Denpasar dengan skor 17-20.

Pelatih Denpasar, I Putu Wahyu Juniartha menilai pertandingan yang baru saja dilalui tim asuhannya merupakan pertandingan menegangkan.

“Lumayan menegangkan karena tadi kan dapat ketinggalan poin di babak pertama, tapi kami sudah bisa menguasai di babak kedua. Mungkin kurang tenang saja dan ini pertandingan perdana juga,” ucapnya.

Wahyu memaparkan cara tim asuhannya mengejar poin dan mengalahkan Jembrana.

“Kita mengatur tempo permainan saja agar para pemain lebih tenang, bisa lebih sabar lagi bermain, tidak memikirkan poin dan harus berpikir bermain terbaik. Kalau strateginya permainan do or die, lebih ke mempermainkan teknik waktu, pas waktu akan habis kita bertahan, jadi lebih baik bertahan, karena untuk satu lawan satu kita mengandalkan raider saja, itu tidak akan bisa, kita harus andalkan defense. Menurut saya lebih baik mengandalkan defense saja untuk yang terakhir,” paparnya.

Pada Porsenijar Bali 2019 ini Kabaddi Putra Denpasar tingkat SMA/SMK menargetkan bermain terbaik dan bermain maksimal di setiap pertandingan.

Disisi lain, Pelatih Jembrana, I Gusti Komang Sabda Adi Antara mengapresiasi tim asuhannya yang sudah berjuang saat pertandingan.

Ia melihat ada kemajuan atau peningkatan positif pada tim Jembrana di Porsenijar Bali 2019 ini.

“Jadi untuk hari ini saya rasa sangat banyak peningkatan, karena kemarin-kemarin skor sama Denpasar itu biasanya sangat jauh, tapi sekarang sudah tipis-tipis, dan cuma ada kesalahan-kesalahan teknis di saat akhir-akhir pertandingan,” tuturnya.

Ia juga telah mengevaluasi dan melihat beberapa kemungkinan yang membuat tim asuhannya kalah dari Denpasar, salah satunya kurang adaptasi pada matras yang digunakan saat bertanding.

“Jadi cuma evaluasi dari atlet kami, karena atlet kami itu ada beberapa orang yang baru pertama kali bermain di atas matras, jadi dia perlu penguasaan lebih, dibandingkan dengan Denpasar yang sudah biasa bermain, sudah punya matras pasti dia punya kemampuan yang lebih daripada kami. Kami (Jembrana) belum punya matras, belum punya perlengkapannya lah, kami cuma bisa bermain atau berlatih di rumput, di lapangan biasa,” tambahnya.

Pada Porsenijar Bali 2019 ini Jembrana menargetkan yang terbaik.

Selain itu ia mengungkapkan bahwa para atlet putra kabaddi Jembrana tingkat SMP maupun SMA/SMK yang bermain di Porsenijar Bali 2019 akan dipantau perkembangannya.

Para atlet tersebut memiliki peluang masuk Tim Porprov Kabaddi Jembrana untuk Porprov Bali 2019 di Tabanan.(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!